Pengrajin Wayang : Mulyono Sejati, Terbatas Fisik

0 152

Keterbatasan fisik tidak membuatnya patah semangat dan bergatung pada belas kasih orang lain. Dengan tangannya yang terampil, Mulyono Sejati (43) terus mengukir kayu menjadi sosok-sosok tokoh wayang purwa. Usaha yang digelutinya sejak 12 tahun lalu itu membawa dua manfaat sekaligus, yakni sumber penghidupan dan pelestarian budaya. Di tengah cuaca yang mendung, Kamis (15/11/2018) siang, Mulyono yang cacat kaki permanen terlihat menemani tukang yang tengah memerbaiki atap rumahnya di pinggiran Dusun Turus, Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Di depannya, di atas meja kecil yang ada di ruang tamu, sebuah logo salah satu bank swasta di Surabaya–berbahan kayu–baru rampung separuh. Tidak jauh dari tempat itu, sejumlah tokoh wayang dari kayu dengan ukuran bervariasi, tertumpuk menunggu penyelesaian akhir (finishing). Wayang-wayang itu merupakan pesanan konsumen dari sejumlah daerah di Jawa Timur, salah satunya dari Madura. Di luar produk yang sudah jadi, Mulyono masih punya tanggungan untuk menyelesaikan pesanan wayang yang lain.

Saat ini, setidaknya ada tujuh konsumen yang masih harus sabar menunggu antrean, termasuk salah satu artis Ibukota yang ingin dibuatkan tokoh Krisna. Apa yang digeluti oleh Mulyono memang berbeda dengan perajin wayang pada umumnya. Jika selama ini kebanyakan dari perajin menggunakan media kulit sebagai bahan maka Mulyono memilih kayu. Meski kayu, wayang asli.

Source Kompas kompas.id/baca/tokoh/sosok/2018/11/30/mulyono-sejati-berkarya-di-tengah-keterbatasan-fisik
Comments
Loading...