Pengrajin Wayang : Perajin Solo Lestarikan Wayang

0 113

Perajin wayang suket asal Solo Yhoga Riszki melestarikan salah satu budaya Indonesia. Bermula hobi membuat wayang dari jerami, Yhoga kini menggelar workshop ke sekolah. Yhoga mengatakan, wayang suket yang dibuat awalnya untuk cenderamata sebagai mata pencaharian. Namun, dia melihat potensi besar wayang suket dan mulai mengenalkan wayang suket sebagai salah satu budaya asli Indonesia kepada generasi muda. Lelaki yang akrab disapa Gaga itu menggelar workshop ke SD dan SMP secara gratis.

Menurutnya, sekolah pun menyambut ide dan materi yang disampaikan terkait wayang suket. Bersama komunitas Wayang Suket Indonesia, Gaga menghadiri sejumlah acara terkait wayang di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta. Menurut dia, wayang suket menjadi permainan tradisional anak-anak di zaman dahulu.

Sekarang mulai terkikis sejak budaya Barat masuk

kata dia di Solo, Kamis. Gaga menuturkan, orang asing seperti Hongaria dan Inggris yang mengikuti pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta tertarik budaya Indonesia. Melihat potensi dan minat orang asing, Gaga pun beralih membagikan pengetahuan kepada siswa agar mencintai budaya Indonesia. Saat workshop, Gaga biasa memainkan cerita legenda rakyat di hadapan siswa. Lewat cerita rakyat, lanjut Gaga, para siswa antusias dengan kesenian wayang suket. Menurut Gaga, wayang suket tidak memiliki tokoh seperti wayang kulit dalam pertunjukan. Wayang suket hanya empat.

Source harnas.co harnas.co/2018/08/02/perajin-solo-lestarikan-wayang-suket
Comments
Loading...