Pengrajin Wayang : Perajin Wayang Minta Pucung

0 228

Perajin wayang kulit di Desa Pucung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meminta pemerintah daerah menjadikan Desa Pucung sebagai desa wisata kerajinan wayang kulit.

Untuk peningkatan promosi wayang kulit di Desa Pucung kami berharap di sini (Desa Pucung) menjadi desa wisata kerajinan wayang kulit

kata Jumadi, seorang perajin sekaligus pemilik toko Wayang Kulit Jumadi, di Yogyakarta, Minggu (28/10/2012). Menurut Jumadi, pemerintah daerah seharusnya memanfaatkan lahan sepanjang pinggir jalan Desa Pucung sebagai wahana penjualan atau pameran kerajinan wayang kulit Desa Pucung.

Sepanjang pinggir jalan Desa Pucung merupakan tanah milik pemerintah. Mengapa tidak dimanfaatkan saja sebagai sentra penjualan kerajinan wayang kulit

katanya. Jumadi menjual wayang kulit mulai yang berbahan kulit sapi, domba hingga kerbau dengan memasang harga mulai Rp 55.000 untuk aksesoris hingga yang paling mahal Rp 1.200.000 per unit. Jumadi biasanya mendapat pesanan dari Jakarta, Surabaya, dan Kalimantan. Untuk satu bulan dengan dibantu 5 karyawan, ia mengaku rata-rata mampu membuat 300 wayang dengan omzet kotor Rp 12 juta.

Itu saja belum pasti, kadang-kadang sebulan tidak ada garapan

katanya. Pemerintah Daerah, lanjut Jumadi, memang telah membuatkan pusat kerajinan di Pasar Seni Gabusan yang terletak di pinggir Jalan Parangtritis Km 9. Namun, pusat penjualan kerajinan tersebut kurang efektif karena pembeli tidak dapat melihat langsung perajin serta proses pembuatan wayang.

Source travel.kompas.com travel.kompas.com/read/2012/10/28/12123593/Perajin.Wayang.Minta.Pucung.Jadi.Desa.Wisata
Comments
Loading...