Pengrawit Wayang : Indrajit, Nayaga Dalang Enthus Susmono

0 297

Indrajit menjadi nayaga dalang kondang masa kini yaitu Ki Dalang Enthus Susmono (Tegal), Ki Dalang Kukuh Bayu Aji, (Pageralang, Kemranjen, Banyumas), dan Dalang cucu-cucu Ki Soegino Siswotjarito yaitu Ki Yakut Adib Ganta Nuraidin dan Ki Julung Gandhik Ediasmoro (Notog, Patikraja, Banyumas). Puncak Karir. Pada era keemasan, hampir setiap malam Ki Nawan manggung dari desa ke desa, kecamatan ke kecamatan, dan kabupaten ke kabupaten. Yang nanggap adalah hajatan pribadi, kelompok masyarakat, dan Pemerintahan.

Di Kabupaten Tegal, Ki Nawan Patmomihardjo menjadi dalang langganan Pabrik Gula Pangkah sebagai pengisi acara khas ‘Buka Giling’. Malam wayangan di PG Pangkah biasanya disaksikan oleh Administratur, karyawan dan masyarakat sekitar pabrik. Meski ditanggap setiap tahun, tetap saja penonton berduyun-duyun menyaksikan pagelarannya karena diakui tidak membosankan. Dalam kurun waktu satu bulan, Ki Nawan Patmomihardjo mendapat job tanggapan 24 kali, bahkan bisa lebih.

Walau telah menjadi dalang kondang pada masa penjajahan Belanda, Jepang dan pasca kemerdekaan, tetap saja membutuhkan kerja ekstra-keras karena sarana dan prasarana transportasi seperti sepeda motor dan mobil waktu itu belum sebaik sekarang. Untuk mencapai tempat hajatan Ki Nawan menggunakan sepeda ‘Hartog’ (sepeda ber-merk yang lumayan harganya) sebagai alat transportasi ke lokasi tanggapan. Mengayuh sepeda Hartog sudah menjadi keharusan bagi Ki Nawan karena tak ada pilihan lain.

Source paguyuban-linggamas.blogspot.com paguyuban-linggamas.blogspot.com/2016/07/biografi-ki-dalang-senthel-nawan.html
Comments
Loading...