Properti Wayang : Campala (Cempala), Alat Dalang

0 271

Campala, sebutan bagi cempala dalam pedalangan Golek Purwa Sunda. Adalah satu peralatan yang digunakan para dalang di hampir semua pertunjukan wayang, yang berfungsi untuk memukul-mukul kotak wayang. Alat itu kadang-kadang juga disebut tabuh keprak. Cempala dibuat dari kayu dengan bagian pegangan dan bagian pemukul yang bentuknya membulat. Kayu yang digunakan sebagai bahan untuk membuat cempala harus kuat dan cukup berat. Biasanya menggunakan kayu nangka, sana walikukun atau galih asem.

Selain dari kayu, pada zaman dulu ada dalang yang menggunakan cempala dari tanduk kerbau. Dengan cempala ini, antara lain, dalang memberikan isyarat aba-aba kepada para penabuh gamelan. Biasanya seorang dalang Wayang Kulit Purwa membawa dua buah cempala, yaitu satu lebih besar daripada lainnya. Pada adegan-adegan yang bersifat klimaks dan menegangkan, ia menggunakan cempala yang besar. Cempala juga diketukkan ke kotak wayang untuk memperoleh bunyi

dog..dog..dog..

Bilamana dalang sedang melakukan antawecana. Kegunaan bunyi cempala lainnya, diantaranya adalah untuk ikut membangun suasana dan greget. Biasanya, seorang dalang memiliki cempala Pribadi yang selalu dibawa kemanapun ia mengadakan pergelaran. Ukuran pegangan tangan dan berat cempala miliknya akan terasa lebih pas digunakan daripada cempala lain yang bukan miliknya. Selain Cempala yang berukuran panjang sekitar 17 cm, sebagian juga menggunakan cempala yang lebih kecil, panjangnya hanya sekitar 11 cm.

Source hadisukirno.com hadisukirno.co.id/artikel-detail.html?id=Cempala
Comments
Loading...