Pusaka Wayang : Aji Lebur Saketi, Sebar Tanah Jawa

0 329

Menyibak sedikit demi sedikit garis-garis sinar sang surya rebah di luar jendela. Langit menjadi benderang seperti semula. Hanya seorang yang bisa melakukannya. Aku pernah mendengar kisah yang dituturkan Ayahanda. Lelaki yang hanya ada muslihat di kepalanya. Kresna. O, para dewa, di manakah makna ksatria jika para pemangku kuasa sendiri yang justru melakukan perilaku tanpa tatakrama? Mengapa kalian biarkan tipu muslihat laknat terus merajalela menguasai jagat?.

Bagaimana mungkin makna luhur ksatria, yang senantiasa diagungkan leluhur kaum Barata, mesti dikorbankan sekadar demi memenuhi suratan pada kitab dewata bahwa pemenang perang besar ini adalah Pandawa? O, Kanda Jayadrata, tidak ada lagi tangis kendati batin ini pedih teriris. Barangkali sebentar lagi tak bakal tersisa ksatria dari Negeri Astina. Barangkali semua akan tumpas demi kejayaan Pandawa. Sebagai seorang wanita, aku tidak mampu berbuat apa-apa.

Atau setidaknya, kalian para pria menganggap kami tak bisa berbuat apa-apa. Kau pun mungkin tidak pernah menyangka, Ayahanda Drestarasta sudah mewariskan ilmunya yang tiada dua kepadaku, untuk digunakan hanya jika diperlukan. Ayah bilang kesaktian ini suatu saat akan menyebar di tanah Jawa. Lebur SaketiKau lihat, Kanda, dengan ajian ini, bahkan pusaka Arjuna pun menjadi debu oleh genggaman jemariku. Apalagi hanya kepala Kresna. Setidaknya, itulah yang bergejolak di pikiranku. Tunggulah saatnya.

Source lakonhidup.com lakonhidup.com/2012/11/07/lebur-saketi
Comments
Loading...