Pusaka Wayang : Aji Pangrayangan, Arya Dursala

0 322

Aji Pangrayangan. Demikianlah Adipati Dursasana merasa sudah bisa mengamankan Indraprasta dari jangkauan Pandawa. Dursasana menghadapkan putra kesayangannya Arya Durcala kehadapan uwaknya Prabu Suyudana. Para Kurawa merasa senang, ternyata Kurawa memiliki seorang yang amat sakti, walau seorang yang mumpuni. Sehingga Baratayudha tidak usah ditunggu, dengan Durcala yang cukup satu orang ini, akan menumpas Pandawa se akar akarnmya, sampai anak cucunya.

Sementara itu Pandawa yang sudah berdiam di Pesanggrahan Mandalayuda, merasa cemas, ,ketika mengetahui Gatutkaca tidak ada ditempat. Sedangkan pencarian terhadap Gatutkaca suah tidak bisa dilakukan, karena keadaan sudah gawat. Kurawa akan menyerang Pandawa terlebih dahulu. Dimanakah Gatutkaca? Gatutkaca ternyata sedang menghadap Eyangnya, Resi Seta di Pertapaan Cemarasewu. Eyang Seta Putra Prabu Matswapati. Resi Seta ini, satu satu putranya Prabu Matswapati, yang menjadi seorang resi.

Sehubungan Resi Seta banyak menerima anugerah dewa. maka semua hadiah berupa senjata selalu diberikan pada Pandawa, missal Gada Lukitasari, salah satu diantaranya, diberikan pada Werkudara. Eyang Seta memahami kesulitan yang akan diproleh oleh Gatutkaca. Dengan kehadiran Durcala nanti. Untuk itu eyangnya, menurunkan Aji Narantaka kepada Gatutkaca. Setelah menurukan Aji Narantaka, Resi Seta meminta agar  Gatutkaca berapa 40 hari 40 malam, agar Aji Narantaka meresap kedalam tubuh Gatutkaca. Selama 40 hari 40 malam tidak boleh bersentuhan  dengan seorang wanita, dan tidak menganiaya.

Source pusakaaji.blogspot.co.id/
Comments
Loading...