Pusaka Wayang : Senjata Limpung Milik Kartamarma

0 454

Jambumangli marah. Ia segera berganti senjata Limpung. Baru saja senjata limpung akan dilepaskan telah kedahuluan lagi oleh terlepasnya panah sakti sang Resi, senjata Limpung patah menjadi dua. Jambumangli semakin marah. Ia cepat berganti senjata Trisula. Senjata Trisula baru saja akan dilepas telah kedahuluan lagi oleh panah sakti sang Bagawan, senjata Trisula terbuncang jauh. Jambumangli tidak dapat menguasai lagi kemarahannya. Ia berganti senjata Nanggala.

Baru saja akan digunakan telah terlebih dulu terkena senjata Bagawan Wisrawa yang sakti itu. Raksasa Jambumangli menjadi sangat marah bercampur malu. Ia menggeram dan menerjang langsung dengan menggunakan senjata gada. Semua punggawa raksasa dan pasukan yang berada di sekitar istana yang menyaksikan pertempuran yang seimbang itu seperti ada yang memerintah saja. Mereka berdiri mengelilingi Tamansari yang sekarang menjadi arena pertempuran itu.

Jambumangli tewas. Prabu Sumali sendiri lantas ikut manyaksikan dengan duduk di atas panggung dengan hati berdebar-debar. Pada waktu itu Bagawan Wisrawa yang melakukan pertempuran dengan ketenangan yang luar biasa dan penuh kewspadaan itu telah berketetapan untuk segera mengakhiri pertempuran, agar tidak timbul korban dan kerusakan yang tidak perlu. Senjata saktinya telah dilepas, jalannya cepat seperti kilat tepat mengenai leher Harya Jambumangli. Raksasa besar tinggi, gagah perkasa, sakti mandraguna yang pilih tanding itu tewas seketika. Tubuhnya jatuh.

Source books.google.co.id books.google.co.id/books?id=m4N3DQAAQBAJ&pg=PA379&lpg=PA379&dq=senjata+limpung&source=bl&ots=xLkrKv1DJp&sig=L2fbFLOJKS7ZDlH4cxCKp-Lw7QU&hl=id&sa=X&ved=0ahUKEwjnmICmi7TaAhVJQ48KHSK7AUMQ6AEISzAH#v=onepage&q=senjata%20limpung&f=true
Comments
Loading...