Sabet Wayang : Ragam Gerak (Solah) Ajar Kayon

0 197

Ajar kayon dilakukan setelah selesai pasewakan atau bubar panggung (bedhol panggung), yaitu akan adegan pertemuan kembali oleh para punggawa yang dipimpin oleh patih kearajaan atau oleh utusan atau tamu (seban njaba). Dalam adegan seban njaba, sebelum dilakukan gerakan ajar kayon, terlebih dahulu dalang bernarasi (pocapan). Isi dari pocapan tersebut adalah mengenai para wadyabala dari negara yang bersangkutan untuk mengadakan persiapan, karena akan berperang atau akan mengadakan perjalanan.

Akhir pocapan juga bisa berisi tentang keadaan utusan yang sedang menunggu keputusan dari raja. Setelah pocapan maka dilakukan Sabet Kayon atau Ajar Kayon. Adapun ragam gerak ajar kayon adalah sebagai berikut berjalan pelan dan mencepat arah kiri dua kali putar (lampah lamba ngantal laku ngiwa amabl pindho), berhenti di tengah terus di angkat (seleh tengah angkat), berjalan pelan sambl bergetar terus mencepat (laku geter rangkep terus lamba), berhenti di tengah angkat serong kiri dan kanan (seleh tengah sundulan ngiwa mojok terus nengen mojok), di angakat ke atas (angkat methit), bergoyang (egolan), lompatan kecil ke kiri dan ke kanan (gedrikan ngiwa nengen), berjalan pelan ke kiri ke kanan dengan akhir berlipat ganda (lampah ngiwa nengen pungkasan terus ndobeli).

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...