Sastra Pedalangan : Pedhotan (Pedhotan Gending)

0 470

Pedhotan yang dimaksud di sini bukan pedhotan dalam tembang, tetapi pedhotan dalam gending. Istilah pedhotan dalam gending mungkin generasi muda jarang mendengar, tetapi lebih sering di dengar dengan istilah Pos. Pada waktu lampau (th 40-55) disebut Pedhotan artinya berhenti sebelum suwuk dan bukan di akhir gending. Karena dilakukan mandheg (berhenti sejenak) lalu disebut Andhegan. Selanjutnya perlu diketahui dari sub poin cakepan sampai dengan sub poin Pedhotan yang merupakan unsur-unsur Sastra Gending yang di dalam Sekar Macapatnya Kanjeng Panembahan Senapati Mataram tembang Sinom, contoh:

Marma sagung trah Mataram,
kinen wignya tembang kawi,
jer wajib ugring ngagesang,
ngawruhi titining ngelmi,
kang tumraping praja ‘di,
yembang kawi asalipun,
tan lyan titining sastra,
paugeraning dumadi,
nora nan kang liya tuduhing sastra.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_10/Pedalangan_Jilid_1_Kelas_10_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...