Sekar Budaya Nusantara : Persatuan Wayang Orang Indonesia

0 317

WOPA (Wayang Orang Panggung Amatir) adalah wadah yang menghimpun organisasi dan kelompok wayang orang non professional  pada era tahun 1970-80-an. Namun pada dekade 90 an WOPA tidak aktif lagi seiring wafatnya Bapak Sampan Hismanto. Atas permintaan SENAWANGI Sekar Budaya Nusantara dimohon untuk membentuk wadah baru meneruskan spirit WOPA untuk mengkoordinasi berbagai organisasi wayang orang yang saat itu semakin berkembang.

Pada tahun 2008 Sekar Budaya Nusantara  memprakarsai berdirinya  PEWANGI (akronim Persatuan Wayang Orang Indonesia) sebagai wadah untuk menghimpun organisasi dan lembaga wayang orang baik amatir maupun professional menjadi satu. Melalui PEWANGI diharapkan terjadi komunikasi untuk  saling membantu, memajukan dalam teknik dan kualitas pertunjukan  wayang orang secara kreatif agar  bisa diterima oleh masyarakat modern. Pada tahun 2010 Dirjen Nilai Budaya Seni dan Film, Bapak Drs. Ukus Kuswara, MM meminta supaya PEWANGI tidak hanya menangani Wayang Orang yang sifatnya lokal namun lebih luas yaitu mencakup seni tradisi secara Nasional.

PEWANGI mendapat tugas untuk menangani Seni Pertunjukan Teater Tradisi lainnya yang mau punah, karena dampak globalisasi di seluruh Indonesia. Ibarat kriwikan dadi grojogan (yang semula direncanakan kecil menjadi suatu yang besar). Kondisi menjadi lebih serius dan pemerintah menjadi sangat intens untuk segera bisa ditangani. Untuk cepatnya lalu digelar  sebuah acara Deklarasi tingkat pusat dengan menghimpun 20 organisasi seni.

Source sekarbudayanusantara.co.id sekarbudayanusantara.co.id/Wynk/?page_id=520
Comments
Loading...