Sekolah Dalang : Sekolah Pedalangan Wayang Sasak, NTB

0 250

Sekolah Pedalangan Wayang Sasak di Desa Sesela, Gunung Sari, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jum’at. Ini merupakan sekolah pedalangan pertama yang berdiri di daerah ini. Sesela, merupakan sebuah kampung budaya yang telah digagas puluhan tahun oleh para budayawan dan seniman desa yang terletak pada perbatasan antara kota Mataram dan Lombok Barat. Di sinilah nantinya, 30 siswa pertama Sekolah Pedalangan Wayang Sasak akan dididik.

Abdul Latif Apriaman, pegiat Ideaksi sebuah lembaga yang bergerak di bidang kebudayaan menjelaskan, Ideaksi bersama Kampung Budaya Sesela saling bersinergi dan mengisi untuk mewujudkan Sekolah Pedalangan Wayang Sasak. Salah satu budaya dan tradisi suku Sasak yang saat ini kian tergerus zaman. Prosesi tersebut diwarnai pembacaan puisi berjudul “Selandir” oleh Abdul Latif Apriaman. Menurut Latif, puisi “Selandir” adalah cerminan, betapa nasib wayang Sasak sangat memprihatinkan di mana pertunjukan wayang telah begitu tertinggal dan ditinggalkan oleh perkembangan zaman yang melesat begitu cepat.

Wayang Sasak seolah dongeng malam hari yang kian hilang. Puisi ini saya tulis, ketika pertunjukan wayang 17 April 2011 silam, hanya ditonton 4 orang, saat malam beranjak hanya seorang penonton yang tersisa. Ini sangat menyakitkan dan tak boleh terjadi lagi

kata Latif. Berangkat dari peristiwa itu, seluruh warga Kampung Budaya Sesela bertekat menjaga tradisi dan budaya dengan mewujudkan Sekolah Pedalangan.

Source kompas.com travel.kompas.com/read/2015/05/30/092650827/Sekolah.Pedalangan.Wayang.Sasak.Berdiri.di.Lombok.
Comments
Loading...