Sena Wangi : Aji Gineng, Seperti Raja Himahimantaka

0 183

Aku mlongo didepan KompasTV ketika Megawati meraung dahsyat dihadapan kadernya yang bersemboyankan “Biar Gèpèng asal Bantèng” pada HUT Ke-45 PDI-P: “Nyalakan api pergerakan, satukan diri, singsingkan lengan, kepalkan tangan persatuan, dan gemakan pekik merdeka sejati. Karena tujuan kita adalah Indonesia Raya. Merdeka-Merdekaaa-Merdekaaaaa….! Seolah kena gendam Aji Gineng, ribuan massa kaya gabah dèn interi mengepal tangan keatas sambil menirukan teriakan ibunya weeerrr……

Uih, seketika aku teringat peristiwa 57 tahun lalu, ketika Bung Karno berpidato dialun-alun Yogyakarta, Selasa, 19 Desember 1961, didepan Taruna AMN dan lautan manusia – Tri Komando Rakyat – Trikora. “Gagalkan, hai seluruh rakyat Indonesia, gagalkan pendirian Negara Papua itu! Hai, seluruh rakyat Indonesia, kibarkan bendera Sang Saka Merah Putih di Irian Barat itu! Siap sedialah akan datang mobilisasi umum. Mobilisasi umum mengenai seluruh rakyat Indonesia untuk membebaskan Irian Barat dari cengkeraman Belanda,” demikian Bung Karno dengan Aji gineng membakar semangat bangsanya, dibawah derasnya hujan hing mangsa rendheng.

Aji gineng dimiliki raja negeri Himahimantaka, Niwatakawaca. Aji ini tersembunyi di-langit-langit dalam wujud suara seperti Aji Gelap Ngampar, sehingga musuh akan gemetar ketakutan. Dia juga bisa mempengaruhi massa untuk bertekuk lutut dan tunduk akan segala perintah. Yang terakhir, Aji gineng juga punya daya gendam asmara yang jooos. Dalam cerita Begawan Cipta hening, Betari Supraba hampir kena.

Source senawangi.com senawangi.com/aji-gineng
Comments
Loading...