Sena Wangi : Ngelmu Hu Seperti dalam Wahyu Dharma

0 283

Horeg bumi prakempita…… ketika para peserta Rakernas Partai Demokrat mendengar pernyataan Ketua-Umumnya: “Pak Presiden (Jokowi). Jika Allah menakdirkan, senang partai Demokrat bisa berjuang bersama bapak.” Tepuk tangan dan tempik sorak mbata rubuh juga mengguncang Sentul International Convention Center, Bogor, ketika Presiden Jokowi berkata: “Saya berani bilang, saya bukan pemimpin otoriter. Saya ini seorang demokrat.” Hari itu, Sabtu, 10 Maret 2018, sebelas ribu kader Demokrat juga terpingkal-pingkal ketika Presiden Jokowi membandingkan cara berpakaian dirinya dengan Putra Mahkota partai berlambang Mercedes, Agus Harimurti Yudhoyono.

Tukang kayu dari Solo ini bilang: “Ini lebih sulit lagi. Sudah orangnya muda, ganteng, pintar, kalau berpakaian juga rapih dan cling. Dengan saya, lebih jauh lagi.” Melihat keakraban Pak Beye dengan Pak Jokowi, publik bisa berpikir bahwa dalam Pilpres 2019, Jokowi akan berpasangan dengan AHY. Lebih-lebih ketika lembaga survei Populi Center mengumumkan penemuannya yang paling anyar, bahwa elektabilitas Pasangan Jokowi-AHY bila berhadap-hadapan dengan Prabowo-Anies Baswedan akan ketemu angka 50,8 persen – 27,8 persen.

Tapi, apakah Jokowi akan benar-benar berpasangan dengan AHY? Menebak teka-teki kedua tokoh diatas, dunia wayang telah menawarkan cerita Wahyu Dharma untuk selalu eling dalam menafsir. Dalam pengembaraannya di hutan Kamyaka setelah peristiwa Pandhawa Dhadhu, Yudistiwa kedatangan seekor burung gemak yang minta perlindungan karena dikejar burung garuda. Ketika garuda datang dan minta.

Source senawangi.com senawangi.com/ngelmu-hu
Comments
Loading...