wayangku.id

Sena Wangi : Sudarko Prawiroyudo, Anggota Senawangi

0 9

Sudarko Prawiroyudolahir tahun 1945, dikenal di masyarakat pewayangan sebagai seorang yang sangat gigih dalam memperjuangkan keberadaan seni wayang, baik wayang kulit dan wayang orang. Ia adalah pengawal utama ketika Indonesia mengajukan wayang sebagai world heritage ke Unesco PBB. Latar belakangnya sebagai politikus menjadikannya mempunyai lobi dan hubungan yang baik dengan pejabat pusat maupun daerah. Pak Darko juga mempunyai kedekatan dengan kalangan seniman pewayangan khususnya seniman dalang.

Sosok sumrambah Pak Darko inilah yang memudahkan ketika tim peneliti wayang Unesco harus mengadakan penelitian dan pendokumentasian dengan menggelar wayang di Wonogiri dengan dalang Ki Manteb Soedharsono, atas fasilitasi Bupati Wonogiri Begug Poernomosidi. Pak Darko adalah sosok yang tegas, sedikit otoriter ketika memberi arahan sebuah sanggit yang dirasanya sudah mantab kepada dalang. Hal ini sering dirasakan oleh ki dalang Manteb Soedarsono.

Hanya dalang yang cerdas dan tebal mental seperti Ki Manteb Soedharsono yang mampu menerima tantangannya. Tidak jarang Ki Manteb Soedharsono malah mampu mengembangkan arahan sanggitnya lebih baik. Salah satunya ‘kegigihan’ Pak Darko sebagai ‘dalangnya dalang’ tampak ketika membuat rekaman dokumentasi pergelaran wayang kulit padat untuk pengajuan Unesco dengan durasi 2 menit, 50 detik, dengan catatan harus menuntaskan lakon Brubuh AlengkaSungguh tantangan yang berat. Namun,Ki Manteb Soedarsono mampu menjawab tantangan itu. Sebuah rekor yang tersendiri.

Source senawangi.com senawangi.com/sudarko
Comments
Loading...