Seniman Karawitan : I Gede Dewa Negara, Seniman Tabuh

0 272

Desa adat Bambang, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli menjadi lebih dikenal masyarakat luas di Bali dengan hadirnya seorang seniman tabuh gender bernama  I Dewa Gede Negara.  I Gede Dewa Negara yang lahir, besar dan hingga kini tinggal di desa tersebut bersama istrinya, Made Tirta, sampai saat ini masih aktif dalam kegiatan kesenian, khususnya seni tabuh gender, dan kegiatan pertukangan serta bertani. Usia nya yang sudah 80 tahunan sepertinya tidak berhasil mengurangi semangat hidup I Gede Dewa Negara.

Anaknya yang berjumlah 5 (lima) orang sedari kecil sudah terbiasa dengan kegiatan kesenian sang ayah, bahkan beberapa anaknya juga terbiasa terlibat dalam kegiatan tersebut dan 3 orang diantaranya saat ini telah turut melestarikan budaya Bali yaitu I Dewa Gede Darmawan, I Dewa Gede Darmayasa dan Dewa Ketut Kadiri. Lebih jauh lagi, tertanam dalam benak I Gede Dewa Negara muda untuk ikut serta dalam melestarikan adat istiadat leluhurnya.

Hal itulah yang mendorongnya untuk mulai mempelajari tabuh gender sejak usia 10 tahun dengan arahan dari I Wayan Tilar (Bangli) yang membimbingnya selama 5 tahun, kemudian dilanjutkan dibawah bimbingan I Dewa Ketut Tingguh (Gianyar). Setelah menguasai tabuh gender, I Gede Dewa Negara kemudian bergabung dengan sekha wayang wong dan menjadi pengiring setiap pementasan wayang kulit yang dibawakan oleh I Made Wenten (almarhum).

Source catatansikudaliar.blogspot.com catatansikudaliar.blogspot.com/2011/07/profil-seniman-bali-i-gede-dewa-negara.html
Comments
Loading...