Seniman Ketoprak : Atmorejo, oleh Dalang Sering Diberi Peran

0 15

Laki-laki kelahiran Yogyakarta tahun 1924 ini terkenal sebagai seniman ketoprak RRI Nusantara II Yogyakarta. Biasa dipanggil Atmo Kemin atau cukup Kemin saja, memulai perjalanan berkeseniannya dari sekedar ikut-ikutan. Ayahnya yang petani tapi sering ambil bagian dalam ketoprak ongkek dan ande-ande lumut, meninggalkan kesan bagi Kemin kecil. Sekali, dua kali, Kemin mencoba turut bermain hingga akhirnya tumbuh rasa senang dan minat untuk terus terlibat dalam seni ketoprak.

Tahun 1950-an Kemin yang hanya sampai kelas dua Sekolah Rakyat, menyibukkan diri dengan seni tradisional ini. Kemin menjelajah lewat berbagai kelompok ketoprak, dari ketoprak keliling, tobong sampai akhirnya masuk ke grup Tri Mudhatama pimpinan Basiyo. Di grup ini ia banyak mendapatkan pelajaran disamping pengalaman, karena selain harus berlatih rutin, grup ini banyak diundang ke beberapa daerah di Jawa Tengah. Perjalanan panjang dan tak kenal menyerah itu akhirnya membuahkan sukses dengan diterimanya bekerja di RRI Nusantara II Yogyakarta.

Sukses yang menjadi idaman pada umumnya seniman ketoprak saat itu. Ini terjadi tahun 1961 dimana Kemin dipercaya mengurus bidang karawitan dan ketoprak. Disinilah Kemin bergabung dengan seniman lainnya, seperti Mugihardjo, Bu Giyem, Bu Parmi, Sutini dan lain-lain. Keistimewaan Kemin adalah karena ia seorang pemain watak. Maka oleh dalang sering diberi peran Brekasan meski sebenarnya dirinya lebih suka memerankan Nurjangis.

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/contentdetil.php?kat=artk&id=MzI0&fle=Y29udGVudC5waHA=&lback=a2F0PWFydGsmYXJ0a2thdD0yNSZsYmFjaz0mcGFnZT0z&page=10]
Comments
Loading...