Sinden Wayang : Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo

0 49

Kanjeng Raden Tumenggung Madukusumo. Dilahirkan pada tanggal 22 Maret 1899 di Yogyakarta Putera Ngabehi Prawiroreso ini pada tahun 1909 tamat Sekolah Dasar di Gading dan Tahun 1916 masuk menjadi abdi dalem Kraton sebagai Jajar Prajurit Wirabraja hingga menjadi Bupati Anom yang berkantor di KHP. Kridomardowo Kraton Yogyakarta. Dalam membantu usaha pemerintah, beliau menjadi guru di IKIP Jurusan Bahasa Jawa Bagian Kesenian, Guru karawitan di SGA, guru Konservatori Tari Indonesia dan Guru ASTI. Karirnya dimulai tahun 1922 sebagai pesindhen budaya atas perintah Sultan Hamengku Buwana VIII.

Hasil karyanya antara lain :
1) membuat cakepan (syair) Lagon-kakawin, ada-ada untuk wayang orang di Kraton,
2) Cakepan (syair) Pasindhen Bedhayan, Srimpi, Golek dan lain-lain,
3) mencipta tembang antara lain : Pujaretna, Garjita Sapada, Conrobasengkara, Candrawisalasita, dan lain-lain
4) mencipta gendhing antara lain : Tunggal Jiwa, Sri Hasta, Srinawa, Pandayarasa, Sari Mulat, Ngestitama, Sidomurti, dan lain-lain

K.R.T. Madukusumo seorang ahli karawitan dan pedhalangan gaya Yogyakarta. Sebagai seniman dan pengarang, beliau pernah menjadi direktur dhalang Habirandha dan menjadi yuri dalam perlombaan tembang dan gendhing (Karawitan).

Source tasteofjogja.org tasteofjogja.org/contentdetil.php?kat=artk&id=MjU4&fle=Y29udGVudC5waHA=&lback=a2F0PWFydGsmYXJ0a2thdD0yNSZsYmFjaz0mcGFnZT0z&page=11]
Comments
Loading...