Sinden Wayang : Mutiara Dewi Fatimah, Sinden Juga Dosen

0 200

Mutiara Dewi Fatimah lahir di Wonogiri 17 Mei 1991. Putri sulung dari 3 bersaudara yang mulai 2015 menjadi dosen di jurusan Etnomusikologi Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, yang juga sinden ini meniti karirnya di awali dari pendidikan SMK N 8 (SMKI) Surakarta jurusan Karawitan angkatan 2005, tergabung dalam Karawitan putri SMKI tahun 2007 dan mulai pentas Karawitan mandiri maupun Karawitan sebagai pendukung seni lain.

Ia mengatakan, sinden sekarang bukan sekadar penyanyi, melainkan jadi bunga dalam pergelaran wayang kulit. Tak heran, posisi sinden duduk sekarang menghadap penonton. Pada masa lalu, sinden selalu duduk menghadap kelir (layar putih dalam pergelaran wayang kulit). Konsistensi dalam berkeseniannya terus berlanjut ke ISI Surakarta jurusan Karawitan. Dewi ikut menggelorakan IGF melalui karya musiknya berjudul “Sinjang”. Meskipun sebelumnya pernah dipentaskan dalam studi penciptaan karya S-2, karya “Sinjang” mencoba hadir kembali mengajak perempuan untuk memenangkan pertempuran dalam diri.

Mengajak berjalan, berlari menuju kemenangan sejati yang telah disepakati oleh semua lembaga kebenaran. Musik “Sinjang” mengajak wanita menjadi manusia seutuhnya. Memaparkan kemenangan sejati perempuan dalam mengarungi kehidupan di dunia, di mana perempuan diposisikan menjadi seorang manusia yang unggul, lemah lembut, penuh tanggungjawab dan memiliki keberanian dalam menjawab tantangan zaman tanpa mengubah hakikatnya menjadi seorang perempuan yang seutuhnya.

Source igfsolo.com igfsolo.com/p/mutiara-dewi-fatimah-sinjang-community-solo
Comments
Loading...