Sinden Wayang : Sri Suwarni, Setelah Dinikah Manteb

0 273

Sri Suwarni yang berprofesi sebagai seorang sinden setelah dinikahi oleh Ki Manteb, berpikir bagaimanakah caranya untuk bisa membawa kesuksesan rumah tangganya melalui pementasan wayang kulit. Sebagai isteri seorang dalang yang sering ikut pentas dengan menjadi sinden, selain berperan dalam pementasan wayang kulit juga harus bisa mengatur rumah tangga sehingga muncul pemikiran bagamaina bisa sukses di rumah tangga dan di pentas seni
pedalangan.

Pada waktu itu Sri Suwarni mengatakan pada Ki Manteb bahwasanya dirinya ini hanyalah seorang sinden yang tidak mengenyam pendidikan tinggi namun Sri Suwarni ingin agar apa yang didapat dari setiap pementasan bisa ada hasilnya. Jangan sampai ada yang mengatakan bahwa

dalang seprana-seprene kok ora ana hasile

Beliau akan malu bila ada yang mengatakan seperti itu. Oleh karena itu maka Sri Suwarni ingin sekali mengelola hasil itu dengan benar, dan berharap agar bisa mengelola manajemen dengan baik sehingga hasilnya akan jauh lebih baik. Dengan demikian kehidupan rumah tangga dan seni pedalangan bisa sukses secara bersama-sama. Inilah alasan Sri Suwarni mengapa beliau harus bisa mengelola pendapatan suami dengan baik dan benar. Karena tidak jarang seorang seniman yang terkenal dan kaya diwaktu mudanya, tetapi pada masa tuanya tidak mempunyai apa-apa. Ibaratnya pendapatan hari itu akan dihabiskan pada saat hari itu juga.

Source ia800206.us.archive.org ia800206.us.archive.org/1/items/KiMantebSoedharsonoLR/Ki%20Manteb%20Soedharsono_LR.pdf
Comments
Loading...