wayangku.id

Sumber Cerita Wayang : Cerita Ruwatan (Murwakala)

0 86

Memang cerita Ruwatan ini di dalamnya terdapat suatu komposisi lakon yang sangat unik dan tidak biasa ditemui pada lakon-lakon yang lainnya. Dalam lakon Murwakala terdapat dua bagian yang masing-masing sesungguhnya berdiri sendiri-sendiri, meskipun antara keduanya terdapat ada kaitannya yang saling mengasihi. Pada bagian pertama, dikisahkan oleh sang dalang bahwa pada suatu hari Sang Hyang Jagad Giri Nata sedang bersama dengan permaisuri Batari Uma berjalan-jalan dengan naik lembu kaswargan yaitu lembu Handini.

Pada saat di angkasa ketika itu pula  Sang Batara Guru melihat kemolekan Sang Uma sehingga timbullah nafsu birahinya. Namun apa mau dikata, nafsu birahinya yang sudah memuncak itu tak bisa tersalurkan, karena memang Sang Uma tidak mau melayani, sehingga kama Sang Batara Guru jatuh ke samudera. Kama Sang Batara Guru itu disebut kama salah karena memang sangat salah tingkah. Kama salah itu berada dalam samudera ternyata hidup yang mempengaruhi permukaan air samudera menjadi pasang meninggi hingga tumpah ke daratan.

Kama salah kini menjadi besar, akibatnya daratan semakin tidak mampu menampung air dan banjirlan di daratan. Hanya ketika kama salah itu bangkit, baru air di daratan menjadi kering (asat). Banjir hilang tanah menjadi subur. Si kama salah langsung naik ke darat yang subur itu. Tanah yang diinjak terdesak ke bawah.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_10/Pedalangan_Jilid_1_Kelas_10_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...