Sumber Cerita Wayang : Janma Sukerta (Unsur Utama)

0 119

Janma sukerta, merupakan unsur yang utama dalam upacara ruwatan ini. Ia adalah sasaran yang harus diruwat oleh seorang juru ruwat yaitu dibersihkan dari segala sukerta yang dideritanya. Bagi sang juru ruwat (dalang) janma sukerta adalah penderita. Banyak macamnya janma sukerta dalam ruwatan, yaitu Ontang-anting yaitu anak tunggal lelaki tanpa saudara, Unting-unting yaitu anak tunggal perempuan, Uger-uger lawang yaitu dua anak lelaki semua, Kembang sepasang artinya dua anak putri semua Kedhana-kedhini artinya dua anak laki-perempuan, Kedhini kedhana artinya dua anak perempuan-laki-laki, Pandawa artinya lima anak laki semua, Pandhawi/ngayoni artinya lima anak perempuan semua, Sendhang kapit pancuran artinya tiga anak, puteri di tengah, Pancuran kapit sendhang artinya tiga anak, laki di tengah, Madangake artinya lima anak 4 laki satu putri, Apil-apil artinya lima anak 4 putri satu laki-laki, Bathang ngucap artinya bila ada seorang diri berjalan di siang hari bolong tanpa sumping daun-daunan dan tidak berbicara, Ontang-anting lumunting artinya lahir tanpa ari-ari atau lahir terbelit usus atau lahir bule atau lahir tidak seperti umumnya.

Ada syarat bagi Batara Kala dari Sang Batara Guru, yaitu bila Batara Kala makan mangsanya itu, maka mangsa itu harus dibunuh dengan senjata tajam (gaman) seperti pedang lebih dahulu, kemudian baru dimakan. Batara Penyarikan akan selalu mencatat semua manusia (janma).

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_10/Pedalangan_Jilid_1_Kelas_10_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...