Sumber Cerita Wayang : Kerajaan Maespati Berdiri

0 154

Di Kahyangan Suralaya, Batara Guru sedang dihadap Batara Narada dan para Dorandara, sedang membicarakan tentang Palau Slaka Tanah Indukeling yang sudah berubah menjadi Negara Alengka dan yang menjadi raja di sana adalah Prabu Dasamuka (Rahwana) titisan Raden Rasa Sejati yang terkenal mempunyai kedigdayaan dan kesaktian yang luar biasa. Di alam mercapada taka ada yang sanggup menandingi kesaktian Prabu Dasamuka. Batara Guru lalu memanggil Batara Wisnu sebagai senapati di Kahyangan Suralaya.

Setelah Batara Wisnu menghadap, Batara Guru memberi dua pertanyaan, lalu disuruh memilih. Pertanyaan tersebut adalah enak pungkasane lara, artinya hidup enak berakhir sengsara, atau lara pungkasane enak, artinya sengsara dahulu senang kemudian. Di beri pertanyaan tersebut Batara Wisnu memilih yang nomer dua (2), setelah menentukan pilihannya, Batara Guru lalu memerintahkan kepada Batara Wisnu beserta Batari Sri Widowati, dan juga Batara Basuki yaitu kakak Batara Wisnu untuk turun ke alam mercapada menggelar jaman Tirtalaya, untuk mengimbangi kesaktian Prabu Dasamuka.

Batara Wisnu menyanggupi, lalu mohon diri untuk kembali ke Kahyangan Nilawindu atau Kahyangan Batralaut. Batara Wisnu memanggil kakaknya yaitu Batara Basuki dan Batari Sri Widowati lalu keduanya diajak turun ke alam mercapada untuk menggelar jaman Tirtalaya. Di tengah perjalanan Batara Wisnu bertemu dengan Semar dan Bagong lalu keduanya diajak bersama-sama di hutan Indrasana.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_10/Pedalangan_Jilid_1_Kelas_10_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...