Sumber Cerita Wayang : Korawasrama, Wirataparwa

0 185

Adapun kitab-kitab yang membuat sumber cerita pedalangan adalah sebagai berikut:

Korawasrama
cerita Wirataparwa

Zaman Majapahit menghasilkan banyak karya sastra. Periodisasi sastra masa Majapahit dibedakan menjadi dua, yaitu sastra zaman Majapahit awal dan  sastra zaman Majapahit akhir. Karya sastra zaman Majapahit akhir ditulis dengan bahasa Jawa dalam bentuk tembang (kidung) atau gancaran (prosa). Salah satu karya sastra pada zaman ini adalah Kitab Korawasrama. Korawasrama termasuk karya sastra pada zaman jawa pertengahan, transisi ke Jawa baru sebelum Islam.

Korawasrama termasuk karya sastra jawa pertengahan yang berupa prosa. Korawasrama merupakan naskah Jawa Kuna yang diterbitkan oleh Swellengrebel tahun 1936. Menurut berpendapatnya bahwa Korawasrama disusun sebelum tahun 1636 M. Untuk mengetahui isi dari Kitab Korawasrama ini sangat sulit ditemukan. Saya hanya menemukan beberapa sumber yang membahas inti dari Korawasrama itu sendiri. Korawasrama dalam kitab ini menceritakan dua peristiwa, pertama peristiwa Uma menjadi raksasa karena ulah dan perbuatannya sendiri telah merobek pustaka milik Batara gana, karena itu Uma kena kutuk (tulah) dan berubah menjadi Durga.

Kemudian mohon kepada Gana untuk dilukat. Gana bersedia melukat Durga dengan bantuan Tripurusi, dengan :……..melakukan panastuti diawali dengan melakukan aradhana (pemujaan dewa) terhadap Tripurusi yang terdiri atas Uma, Sri dan Saraswati dengan mengucap mantra tiga bait maka ke tiga dewi tersebut turun.

Source septiadaffa.wordpress.com septiadaffa.wordpress.com/2014/03/19/kitab-korawasrama
Comments
Loading...