Sumber Cerita Wayang : Sumber Gaya Jawatimuran

0 52

Bila kita menceritakan lakon wayang, kita menemukan beberapa kesulitan apabila dalam membahas cerita tidak menggunakan pikiran yang didasari batasan-batasan etika dan pengetahuan yang pasti, karena dalam cerita wayang terdapat proses yang campur aduk dan lagi pula tidak ada norma-norma yang melarang kesimpang siuran cerita. Batasan-batasan yang harus ada pada cerita wayang ialah cerita itu tidak menyimpang dari dua hal dalam kehidupan
manusia, yaitu baik dan buruk.

Perkembangan cerita pewayangan yang tampaknya satu kesatuan yang utuh sebenarnya merupakan suatu hal yang penuh dengan pertentangan-pertentangan pendapat. Karena menceritakan wayang sama halnya dengan menceritakan usaha manusia dengan segala cita-citanya serta perjuangan hidupnya. Sebenarnya fungsi cerita wayang dari zaman ke zaman adalah sama, sebagai alat penerangan dan pendidikan, di samping sebagai alat hiburan masyarakat. Pada zaman Hindu, wayang digunakan sabagai media keagungan raja-raja dan para dewa beserta para brahmana.

Demikian pula pada zaman permulaan Islam, wayang digunakan sebagai alat penyebaran kepercayaan Islam dan pada zaman kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan pula sebagai media penerangan pembangunan mental dan fisik rakyat Indonesia. Yang disebut dengan cerita pakem adalah cerita yang nama-nama tokoh dan nama negara serta jalan ceritanya diambil dari cerita Ramayana atau Mahabharata seutuhnya. Balungan cerita wayang yang bersumber dari Buku Layang Kandha Kelir adalah kumpulan.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_10/Pedalangan_Jilid_1_Kelas_10_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...