Swargaloka : Dewi Sulastri, Wayang Orang Swargaloka

0 225
Dewi Sulastri
Lahir: Jepara, Jawa Tengah, 15 Maret 1966
Pendidikan:
– SD Bumiharjo, Jepara
– Jurusan tari SMKI Surakarta
– Program Studi Komposisi Tari ISI Yogyakarta
Penghargaan antara lain:
– Juara Macapat Se-Kodya Surakarta, 1983
– Sutradara Terbaik Festival Wayang Orang Tingkat Nasional  (WOPA) I, 1988
– Pemeran Wanita Terbaik Festival WOPA II, 1989, WOPA III, 1990, dan WOPA IV,1999
– Penari Istana Negara, 1997-1999
Dewi Sulastri lewat kelompok Swargaloka konsisten menyuguhkan wayang orang dalam bahasa Indonesia selama 15 tahun terakhir. “Menangislah Kunti, mengalirlah air matamu sebagaimana kulihat amarah mengalir di Kurusetra….” Itulah sebagian dari narasi yang diucapkan dalam pergelaran wayang orang Swargaloka. Ujaran atau suluk yang terbiasa dibawakan dalam bahasa Jawa itu dialihkan dalam bahasa Indonesia dengan tetap mempertahankan nilai sastranya.
Begitulah Dewi (46) menyuguhkan wayang bagi masyarakat. Pertunjukan wayang orang yang biasanya berdurasi  sekitar empat jam diringkas menjadi 90 menit. Tak sekadar mengalihbahasakan dari bahasa Jawa ke bahasa Indonesia, drama wayang juga mereka beri sentuhan garapan musik modern, yang sesekali diselipi irama rap hingga blues. Wayang orang garapan Dewi rupanya mendapat tanggapan dari penonton di Taman Mini Indonesia Indah sejak tahun 1997.
Di sinilah Swargaloka berpentas secara rutin. Dengan berbahasa Indonesia, wayang orang terbukti bisa dinikmati semua orang Indonesia. Kini drama wayang Swargaloka tampil di TMII. Pada setiap pertunjukan mereka, lebih dari 50 persen kursi penonton terisi.
Source sutarko.blogspot.com sutarko.blogspot.com/2012/05/suryandoro-dan-dewi-sulastri-wayang.html
Comments
Loading...