Tata Iringan Pedalangan : Brubuhan, Perang Terakhir

0 184

Brubuhan adalah adegan perang terakhir (pungkasan) yang menggambarkan hancurnya simbol wayang berperilaku jahat melawan simbol wayang berperilaku baik. Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti. Becik ketitik, ala ketara. Sing sapa salah bakal seleh. Di mana keserakahan dan kesombongan akan luluh oleh kemurnian keadilan, sifat-sifat keburukan akan lebur oleh kebaikan, kejahatan akan musnah oleh kebenaran dan kejujuran. Dan semuanya
akan memetik hasil buahnya sesuai dengan amal perbuatannya masing-masing (Ngundhuh wohing pakarti).

Adegan brubuhan terletak pada bagian suasana Pathet Serang, yaitu pada waktu menjelang pagi sebelum sajian pakeliran semalam suntuk berakhir atau tanceb kayon. Gending untuk mengiringi adegan brubuhan ini menggunakan gending Ayak dan atau Alapalapan Pathet Serang dengan suasana yang gegap gempita.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...