Tata Iringan Pedalangan : Gending Pamungkas, Akhir

0 145

Gending Pamungkas merupakan gending yang disajikan atau ditabuh untuk mengakhiri pementasan pakeliran yang ditandai dengan tanceb kayon oleh dalang. Gending yang dibunyikan bisa bebas, tetapi masih dalam bingkai Pathet Serang, tergantung kemampuan, kesepakatan, dan selera dalang maupun pengrawitnya. Tidak jarang pula sebuah paguyuban karawitan dan pedalangan mempunyai gending ciptaan sendiri yang di dalam cakepan gerongannya menggambarkan keberadaan atau identitas grup.

Kadang-kadang juga berisi ucapan terima kasih kepada yang nanggap atau yang mempunyai gawe dan penonton. Di samping itu juga ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan berkah kekuatan, kelancaran, dan keselamatan, serta berisi harapan-harapan kebaikan di masa mendatang. Gending pamungkas sebagai gending penutup pertunjukan juga ada yang mengadopsi dari gending-gending Jawatengahan. Salah satu gending pamungkas pakeliran gaya Jawatimuran yang cukup populer di antara para dalang dan pengrawit adalah gending Rame Kutha Laras Slendro Pathet Serang.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...