Tata Iringan Pedalangan : Jejer Pathet Sanga Tapa

0 181

Jejer Pathet Sanga yang dalam hal ini adalah adegan Pertapaan menggambarkan adegan jejer Pendita atau Bagawan yang dihadap oleh cantrik dan para ksatria yang ingin berguru mencari ilmu kanoragan dan mengungkapkan kesulitan-kesulitan hidupnya agar mendapatkan solusi serta pencerahan. Adegan pertapaan kadang-kadang juga membahas mimpi putri sang Begawan yang ingin menikah dengan salah satu ksatria seperti yang terjadi dalam alam mimpinya.

Hal ini disesuaikan dengan ceritera atau lakon yang disajikan. Gending-gending yang digunakan dalam jejer pertapaan ini kalau waktunya masih cukup maka digunakan gending Gedhe seperti gending Lambang, atau gending Monggrang Slendro Pathet Sanga. Tetapi kalau waktunya pendek atau tidak memungkinkan karena sudah menjelang pagi maka ki dalang menggunakan gending Cilik atau alit seperti gending-gending Sak Cokro, Saksamirah, dan sejenisnya.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...