Tata Iringan Pedalangan : Kempul dan Gong, Pencon

0 265

Gong merupakan bagian ricikan gamelan berbentuk pencon. Rangkain instrumen gong terdiri dari kempul, gong suwukan, gong berlaras Barang, dan gong besar (ageng) yang ditata pada gayor yaitu tempat untuk menggantung kempul dan gong. Dalam sajian karawitan bebas dan iringan, gong berfungsi sebagai pamangku irama selain instrumen ketuk dan kenong. Sedangkan dalam iringan pedalangan gaya Jawatimuran berfungsi sebagai pemberi aksen yaitu tekanan berat dalam tabuhan khususnya adegan perang, terutama pada gending-gending Ayak, Krucilan, Alap-alapan atau Gemblak, dan Gedog Rancak.

Gong dan Kempul. Gong dan Kempul merupakan salah satu instrumen yang berpengaruh dalam melodi pada saat karawitan. Gong. Fungsi dari gong adalah sebagai bagian dari upacara keluarga, masyarakat, kerajaan, dan keagamaan. Bahkan gong dulunya dianggap sebagai harta, mas kawin, pusaka, lambang status pemilik, perangkat upacara, dan lainnya. Selain itu gong juga sudah mulai dikenal sebagai alat musik. Karena memiliki banyak fungsi dan kegunaan tidak sepenuhnya gong bisa di gunakan di berbagai jenis acara.

Misalnya saja di Jawa, gong tidak di bolehkan untuk di bunyikan saat acara kematian seseorang atau anggota kerajaan, tetapi di daerah lain bisa dimainkan sebagai salah satu pengiring upacara kematian. Gong dalam Gamelan berfungsi sebagai penanda akhir dari bagian lagu yang liriknya panjang. kempul sering disebut juga gong kecil.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...