Tata Iringan Pedalangan : Pathetan (Senggrengan)

0 190

Dalam penyajian klenengan dan juga sebagai iringan wayang, sebelum rangkaian gending-gending dibunyikan biasanya di dahului oleh Pathetan dan atau senggrengan. Tujuannya adalah agar para pengrawit, mengetahui gending, laras, dan Pathet yang akan ditabuh. Adapun jenis lagu Pathetan yang dibawakan bisa Pathetan jangkep (ageng dan atau wantah) dan bisa juga sebagian atau Pathetan pendek yang di kalangan para pengrawit biasanya disebut Pathetan jugag.

Dan ada yang lebih pendek lagi yang disebut  dengan senggrengan yang hanya dilakukan oleh rebab. Bentuk penyajian Pathetan biasanya intrumentalia yang terdiri dari ricikan rebab, gender, gambang, dan suling. Bisa juga disajikan secara campuran yaitu instrumentalia tersebut di atas bersamaan dengan vokal. Pathetan dalam karawitan Jawatimuran lazim terdiri tiga macam Pathetan yakni Pathet Sepuluh, Pathet Wolu, dan Pathet Sanga. Sedangkan pada karawitan Jawatengahan (Surakarta) terdiri dari Pathet Nem, Pathet Sanga, dan Pathet Manyura dalam laras Slendro. Untuk laras Pelog ada Pathet Lima, Pathet Nem, dan Pathet Barang. Dan beberapa Pathet khusus dalam pakelirannya, seperti Pathet Kedu, Pathet Lasem, Pathet Jingking, dan sebagainya. 

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...