Tata Panggung Wayang : Kotak, Peti Terbuat Kayu

0 275

Adalah sebuah peti yang terbuat dari kayu berukuran ± 90 x 200 cm sebagai tempat untuk menyimpan wayang, menggantung keprak, dan tempat cempala dipukulkan pada saat pertunjukan. Kotak tersebut tidak akan dibuka apabila seorang dalang tidak sedang melakonkan suatu cerita. Hal tersebut berarti melambangkan tidak akan terjadi awal hidup, proses hidup dan akhir kehidupan di dunia ini, tidak akan ada Purwa, Madya dan Wasana.

Sebaliknya apabila seorang dalang sedang melakukan aktivitas pertunjukan, maka kotak akan dibuka, kelir akan digelar, dan wayang akan dimainkan. Setelah selesai pertunjukan maka wayang akan kembali dimasukkan ke dalam kotak, yang melambangkan berakhir pula cerita tentang kehidupan. Jadi dapat ditafsirkan bahwa kotak wayang adalah simbol asal mula kejadian (Sangkan Paraning Dumadi). 

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/SMK_11/Pedalangan_Jilid_2_Kelas_11_Supriyono_dkk_2008.pdf
Comments
Loading...