Tatah Wayang : Pemilihan Bahan Baku (Kulit Split)

0 441

Kulit Split pada dasarnya sama saja dengan kulit lain, karena berbahan baku dari kulit kerbau atau sapi. Namun mengapa ia menduduki peringkat ketiga dalam pembuatan wayang kulit? Kulit split memiliki harga yang lebih murah dari selembar kulit sapi atau kerbau, karena ia dibuat dengan cara membelah dua (split) selembar kulit, sehingga yang mestinya hanya selembar bisa menjadi dua atau tiga lembar perkamen tersendiri. Kulit split ini satu sisinya halus dan sisi lainnya lagi kasar, karena serat-serat kulit yang dalam proses tradisional dikikis sedikit demi sedikit justru “dipaksa” terpotong dengan bantuan mesin.

Akan tetapi ada juga kulit split yang halus pada kedua sisinya, meski tidak sehalus kulit olahan tradisional. Ada dua macam split yang beredar di pasaran: yang bening dan agak halus, harganya lebih mahal, dianggap baik juga untuk membuat wayang. Hal ini dikarenakan karakternya yang bening (ngaca-Jw), meski lebih keras dan kaku dibanding kulit kerok tradisional. Split yang kedua berpermukaan lebih kasar, agak tipis dan kurang bening. Split yang satu ini sering digunakan untuk membuat wayang untuk keperluan hiasan dinding, sketsel atau keperluan lainnya, atau untuk membuat wayang sabet dengan budget minimal.

Plus: Bening tanpa harus diolah, lebih murah, banyak tersedia
Minus: Perlu penanganan ekstra, mudah melengkung bila kurang tebal

Source wayangpustaka.wordpress.com wayangpustaka.wordpress.com/2010/08/13/langkah-langkah-menatah-wayang-jilid-i-bagaimana-memilih-kulit-tulisan-rudy-wiratama-partohardono
Comments
Loading...