Unsur Pakeliran : Sabet, Penampilan Boneka Wayang

0 278

Sabet adalah semua gerak dan penampilan boneka wayang yang disajikan oleh dalang dalam pertunjukannya. Gerak-gerak wayang tersebut harus disesuaikan dengan karakter dan situasi jiwa tokoh. Secara teknis sabet digolongkan menjadi lima bagian yaitu cepengan, solah, tancepan, bedholan, dan entas-entasan. Menurut Bambang Murtiyoso, pedoman memainkan wayang (sabet) digolongkan menjadi tiga yaitu greget, saut dan saguh. Greget yaitu gerak wayang harus kelihatan hidup sesuai dengan keadaan suasana hati tokoh misalnya suka, sedih, marah, lapang, dan asmara.

Saut yaitu sabet dalam perang harus terampil dan tidak acak-acakan serta terstruktur. Sedangkan saguh adalah penampilan wayang sesuai dengan perwatakan, bentuk, serta besar kecilnya wayang. Cepengan adalah cara memegang wayang yang terdiri dari empat teknik yaitu methit (mucuk atau nyempurit), sendhon (magak atau sedheng), ngepok, dan njagal. Nama-nama cara memegang wayang tersebut ditentukan dari jari tangan dalang yang memegang tangkai wayang (Jawa: Cempurit). Bagian dari cempurit dibedakan menjadi lima yaitu genuk nginggil, picisan, genuk ngandhap, lengkeh dan antup.

Source bukusekolahdigital.com bsd.pendidikan.id/data/2013/kelas_10smk/Kelas_10_SMK_Pengetahuan_Pedalangan_2.pdf
Comments
Loading...