Wayang Indonesia : Budaya Rawat Persatuan Bangsa

0 122

Enam seniman dan empat tokoh masyarakat, Sabtu (27/10/2018) malam, menerima Anugerah Seniman Jawa Timur di Gedung Kesenian Cak Durasim, Taman Budaya Jawa Timur, Surabaya. Penghargaan tahunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur itu merupakan salah satu upaya untuk merawat persatuan dan kesatuan melalui jalur kebudayaan. Penerima anugerah adalah Agus “Koecink” Sukamto (seni rupa), Wimar Herdanti (seni film), Suwignyo Adi (seni sastra), Winarto (seni tari), Mulyono Muksim (seni teater), dan Djagat Pramudjito (seni musik).

Penghargaan tokoh berdedikasi diterima oleh Arief Santoso, Trisakti Hendrianto, perwakilan keluarga Bokirno (alm), dan perwakilan keluarga Djoemiran Ratna Atmadja (alm). Selain itu, Pemprov Jatim juga memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota pemilik warisan budaya tak benda (WBTB) Indonesia yang ditetapkan tahun ini. Delapan karya budaya asal Jatim yang menjadi WBTB Indonesia 2018 adalah janger Banyuwangi, clurit (are’) Madura, rawon Nguling Probolinggo, upacara adat manten kucing Tulungagung, reog cemandi Sidoarjo, sandur Bojonegoro-Tuban, wayang thengul Bojonegoro, dan wayang topeng Jatiduwur Jombang.

Sampai dengan tahun ini, Jatim telah memiliki 37 karya budaya sebagai WBTB Indonesia. Pada 2016, karya budaya asal Jatim yang ditetapkan sebagai WBTB ialah entas-entas Tengger dan mencak Tengger Probolinggo, wayang krucil malangan Malang, jaran kecak Lumajang, keboan-aliyan Osing Banyuwangi, dan lodho Trenggalek. Pada 2017 adalah damar kurung Gresik, sandhur manduro Jombang, ceprotan Pacitan, jamasan gong.

Source Kompas kompas.id/baca/utama/2018/10/28/budaya-merawat-persatuan-bangsa
Comments
Loading...