Wayang Indonesia : Festival Wayang Solo 37 Jam

0 138

Puluhan dalang memeriahkan Hari Wayang Dunia 2016 di Solo, Jawa Tengah. Institut Seni Indonesia (ISI) Solo menggawangi acara tersebut. Selama 37 jam nonstop pergelaran wayang dilakukan untuk memeriahkan acara tersebut. Pembukaan Hari Wayang Dunia II Tahun 2016 dihadiri langsung oleh Rektor ISI Solo, Sri Rochana Widyastutieningrum. Acara digelar di halaman kampus ISI di Kentingan, Jebres, Solo, Senin (7/11/2016). Dalam sambutannya, Sri menjelaskan bahwa tema yang dipilih adalah Wayang Cermin Kehidupan. Tema tersebut bertolak kepada kisah dalam pewayangan sering menjadi refleksi kehidupan nyata manusia.

Sengaja kami ambil tema Wayang Cermin Kehidupan. Kenapa? Karena didasari pemikiran bahwa wayang adalah refleksi kehidupan manusia

katanya. Hari Wayang Dunia kali ini dikemas dalam bentuk festival. Empat panggung disediakan bagi warga yang ingin menikmati pertunjukan wayang. Lokasi panggung berada di depan gedung Rektorat, Pendapa Ageng, Teater Besar dan panggung Teater Besar ISI Solo. Menurut ketua panitia, puluhan dalang dari penjuru nusantara akan terlibat dalam acara tersebut. Beberapa nama dalang Ki Anom Suroto dari Surakarta, Ki Seno Nugroho dari Yogyakarta, Ki Suparno Wonokromo dari Palembang, dalang cilik Diva Setyandra Ramadani dari Karanganyar, dan juga Ki Enthus Susmono dari Tegal, akan unjuk gigi.

Wayang menjadi salah satu ikon ISI Solo sebagai media budaya dan juga politik, dan untuk mengambil tokoh yang diteladani. 

Source Kompas travel.kompas.com/read/2016/11/07/221800427/festival.wayang.di.solo.suguhkan.pertunjukan.wayang.37.jam.nonstop
Comments
Loading...