Wayang Indonesia : Gelung Keling Wahyu Dharma

0 114

Jadilah pemimpin untuk dirimu terlebih dulu, anakku. Sebelum engkau menjadi pemimpin bagi orang lain

Ucapan di atas disampaikan oleh Dewi Kunti seraya menggelung rambut panjang putra pertamanya, Raden Puntadewa. Sang bocah yang kala itu baru saja beranjak remaja mendengarkan petuah Ibundanya dengan takzim. Dan¬†gelung keling serta petuah sang Ibu itu kelak akan sangat berguna bagi kehidupannya. Tentang kelahiran Raden Puntadewa sendiri, dikisahkan–akibat lalai memanah dua ekor kijang jelmaan Resi Kimindama dan Rara Dremi yang sedang asyik masyuk memadu kasih, Prabu Pandudewanata harus rela menjalani kutukan.

Ia tidak diperbolehkan menyentuh dan bercinta dengan kedua istrinya, Dewi Kunti dan Dewi Madrim. Jika melanggar kutukan tersebut maka sang Prabu akan mendapat celaka. Akibat menjalani kutukan tersebut, jauh kemungkinan kedua istri raja Hastinapura itu bisa memiliki keturunan.

Source kompasiana.com kompasiana.com/elfat67/5b7f2cbfab12ae5a4b4f8303/wayang-gelung-keling-dan-wahyu-dharma-prabu-puntadewa
Comments
Loading...