Wayang Indonesia : Gerabah Sitiwinangun, Wayang

0 126

Tak ketinggalan produk patung patung gerabah berupa binatang rekaan Pakungwati berupa singa barong atau paksi naga liman, buroq, naga berkaki, serta stilisasi sejumlah hewan lain yang khas Cirebon. Ada pula patung-patung dari tokoh pewayangan, terutama patung-patung punakawan (Semar, Petruk, Bagong, dan Gareng). Kemajuan desain gerabah tradisional yang mampu menembus lingkungan kelas menengah dan atas ini bahkan sempat menginspirasi sentra-sentra gerabah di Pagar Jurang-Mbayat-Klaten, Jawa Tengah, Plered-Purwakarta, Jawa Barat, serta Kasongan di DIY.

Produk plastiK. Sudah ratusan tahun Sitiwinangun menjadi pusat gerabah terbesar di Kompleks Gerabah Buni yang membentang di pantai utara Jawa Barat sampai ke Cirebon. Apalagi setelah sentra gerabah Panjunan di Cirebon gulung tikar karena tuntutan perkembangan kota.

Para perajin tak bisa lagi membakar gerabah di tempat terbuka karena dilarang pemerintah daerah

kata Kadmiya (50), salah satu perajin gerabah Sitiwinangun yang ditemui. Sampai tahun 1950-an, gerabah masih menjadi bagian penting bagi masyarakat tradisional di pantai utara Jawa Barat, terutama Cirebon.

Mas kawin keluarga mempelai pria kepada keluarga mempelai perempuan pun diberikan dalam bentuk satu perangkat dapur dari gerabah

tutur Brata Menggala.

Source Kompas kompas.id/baca/utama/2018/11/27/gerabah-sitiwinangun-hendak-berjaya-kembali
Comments
Loading...