Wayang Indonesia : Guru Ini Menggunakan Wayang

0 143

Mengikuti laju perkembangan zaman boleh-boleh saja asal tak lantas mengabaikan kebudayaan asli Tanah Air. Pesan moral seperti itulah yang tampaknya ingin disampaikan oleh Iswara Wisesa, guru bahasa Jawa SMK Negeri 1 Sayung, Kabupaten Demak, kepada para murid. Kamis (25/2) siang, Pak Is, begitu ia akrab disapa, sibuk mengajar di kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Meski kini sudah era global, Pak Is tak serta merta mengajak para siswa keblinger terhadap budaya barat.

Dalam mencekoki materi pelajaran bahasa Jawa kepada para peserta didik, Pak Is menggunakan media wayangIa melakukan transfer ilmu pengetahuan, pada siang itu, melalui tokoh Punakawan: Petruk, Bagong, Gareng, dan Semar. Siswa-siswi pun dibuatnya terbahak-bahak. Penyampaiannya memang cukup menarik. Padahal, dalam kesempatan tersebut, Pak Is sejatinya menyuguhkan tema tata krama berbahasa Jawa. Menurut Pak Is, metode pembelajaran menggunakan media wayang akan mempermudah murid dalam menyerap pelajaran.

Sebab, selama ini, mereka cenderung jenuh dengan aktivitas belajar mengajar bermetode konvensional. Mengajar via media wayang, Pak Is sekaligus ingin mengajak siswa melestarikan budaya Jawa. Pasalnya, perlahan, generasi muda kian acuh terhadap nilai-nilai luhur warisan nenek moyang.

Ketika mengajar, saya selalu menyisipkan perbandingan kosakata kasar dan halus, semisal mangan: dahar (makan) serta ngombe: ngunjuk (minum). Kemudian, saya meminta para siswa mencatat dan mengumpulkan kata.

Source Tribun jateng.tribunnews.com/2016/02/26/guru-bahasa-jawa-di-demak-ini-sering-bikin-siswa-terbahak-bahak-saat-mengajar-menggunakan-wayang
Comments
Loading...