Wayang Indonesia : Nikmati Sisi Tampilan Wayang

0 13

Sungguh, banyak karya seni yang disikapi dengan cara penikmatan yang kurang proporsional. Salah satu di antaranya adalah seni wayang. Selama ini, istilah wayang cenderung diartikan sebagai cerita wayang dan pertunjukan cerita wayang. Sementara itu, wayang sebagai bentuk boneka (berbahan kulit maupun kayu bulat torak) dan gambar, belum ditempatkan sebagai karya seni rupa yang memerlukan cara penikmatan khusus. Bahkan, keberadaannya tidak lebih hanya sebagai pelengkap pertunjukan semata.

Seorang juru wayang, pembuat wayang, keberadaannya tidak pernah ada yang dianggap sebagai seniman. Jika orang menyebut wayang, yang akan tampil menyandang nama besar itu hanya cerita wayang atau dalang wayang. Juru wayang hanya dikenal oleh para dalang. Belum pernah ada juru wayang yang muncul sebagai seniman, atau terkenal sekadar sebagai kriyawan. Begitupun karyanya yang mengandung banyak makna. Wayang, sebagai boneka pertunjukan, cenderung dilebur ke dalam cerita, hanya sebagai pelengkap cerita.

Boneka wayang belum menjadi karya seni rupa mandiri yang dinikmati utuh sebagai karya. Padahal, bentuk, warna-warni, postur, asesoris, dan segala macam yang melangkapi keberadaan boneka wayang, memilik arti yang sangat dalam. Semuanya adalah buah pemikiran yang mendalam dari sejumlah pemikir, pendisain, ataupun perupa bentuk wayang, jauh sejak masa Nusantara Lama. Menyikapi boneka wayang secara proporsional, akan melahirkan objek penikmatan baru yang memperkaya khasanah karya.

Source Kompas kompasiana.com/inforupa/54ffa558a33311644c510c8d/menikmati-sisi-lain-tampilan-wayang
Comments
Loading...