Wayang Indonesia : Pembelajaran Sejarah Wayang

0 26

Wayangan sejarah

Pernah memiliki pengalaman yang ketika saya menonton film Taare Zameen Par (2007), saya merasa seperti menjadi Aamir Khan, meski tampang saya tentu jauh dari dia. Saat itu saya memiliki murid kelas VII SMP bernama Tony, ia tidaklah menderita disleksia seperti Ishaan Nandkishore Awasthi dalam film Taare Zameen Par. Namun ia memiliki kebiasaan yang (dianggap) aneh oleh kawan-kawan se sekolah, yaitu sangat gemar dengan wayang. Bahkan orang tuanya pun sampai mengkursuskan mendalang bagi Tony.

Melihat hal tersebut sebagai sebuah tantangan untuk menerapkan pembelajaran berbasis multiple intelegence. Terlebih, Tony sangat dekat dengan saya. Saya kemudian membuat pembelajaran sejarah dengan wayang sebagai media pembelajaran. Wayang-wayang tersebut saya buat dari barang-barang bekas, agar siswa memahami kecintaan akan pelestarian lingkungan. Sebagai kelir (layar), saya menggunakan layar LCD proyektor yang tentu gambarnya dapat diubah-ubah sesuai kekayaan file gambar yang kita miliki di komputer.

Source kompasiana.com kompasiana.com/heni.purwono/5528a1236ea834e64f8b45a1/pembelajaran-sejarah-dengan-wayangan#
Comments
Loading...