Wayang Indonesia : Pengrawit (Pradangga), Pemain

0 175

Pengrawit (pradangga), adalah pemain gamelan dalam pertunjukan wayang yang sering disebut niyaga, penabuh atau musisi. Pada zaman dahulu (abad ke-19) di keraton Surakarta atau di pedesaan jumlah niyaga (musisi) dalam pergelaran wayang terdiri atas empat belas pengrawit(musisi). Perkembangan dewasa ini pengrawit dalam pertunjukan wayang berjumlah ± 30 musisi yang terdiri atas pemain instrumen gamelan dan penggerong (vokal pria)
yang menyertai lagu gendhing. Tiga puluh musisi itu yang menonjol dan pokok adalah pengrawit (musisi) rebab yang disebut pengrebab, musisi kendhang (pemain kendhang) yang disebut pengendhang, dan pemain gender yang disebut penggender.

Ketiga musisi itu mernpunyai tugas yang berbeda-beda antara lain sebagai berikut.
a) Pemain rebab, mempunyai tugas mengiringi sulukan, dan melakukan buka gendhing (introduksi lagu) dari wangsalan yang disampaikan dalang
b) Pemain gender (penggender) mempunyai tugas memainkan grimingan gender dalam suasana tertentu, mengiringi sulukan, serta melaksanakan buka gendhing gender dari wangsalan yang disampaikan dalang.
c) Pemain kendhang (pengendhang), mempunyai tugas mengiringi gerak wayang dalam peperarigan dan tokoh wayang pada waktu menari, mengiringi sulukan, mengatur irama dan melakukan buka gendhing yang disampaikan lewat dalang seperti Ayak-ayakan, Kemuda, Embat-embat Penjalin dan sebagainya.

Pangrawit (musisi) dewasa ini adalah sangat menentukan dalam pertunjukan wayang kulit. Pada tahun ± 1940-1960
para dalang bila pentas, jarang membawa pengrawit sendiri, tetapi bawa.

Source bsd.pendidikan.id bsd.pendidikan.id/data/2013/kelas_10smk/Kelas_10_SMK_Pengetahuan_Pedalangan_2.pdf
Comments
Loading...