Wayang Indonesia : Sandiwara Wayang yang Akhir

0 47

Setelah mendengarkan, memperhatikan, mengikuti, mengomentari, dan melihat sandiwara reshuffle yang seperti dagang wafel dengan pemain nya yang hanya hanya satu orang, dengan goal yang juga satu, yang telah berlangsung selama kurang lebih sebulan, berujung seperti orang menunggu bisul yang pecah, akhirnya tidak ada apa apanya, hanya melihat si dalang ganti pasang wayang. Sandiwara sudah berakhir ada jagoan yang tersingkir, ada pecundang yang tetap bertahan, ada rombongan kurawa yang masuk, akhir nya tidak ada apa apanya, hanya melihat satu menangis, satu ngambek, satu senang, satu sungkem.

Pada akhirnya, setelah sandiwara ini berlangsung (sudah sebulan lho, kalau bikin kerupuk sebulan sudah bergudang gudang), terus akhir nya ki dalang akan memainkan wayang yang baru, kemudian apakah wayang atu bisa menari, atau loncat-loncat, atau cuma diberi tugas cari pundi pundi untuk nanti 2014, ya tinggal menunggu sekian lama lagi. Apakah sandiwara ini ada pengaruh nya kekehidupan rahayat dan masyarakat, seperti bisul, cuma dipecahin saja kemudian di bersihkan, maka rasa-rasanya rahayat akan tetap berkeliaran dengan sepeda motor nya melawan arus, dengan angkot sambil nyumbang si pengamen, dengan berdiri di perempatan menjajagan dagangan atau mengemis, sambil menunggu sawah yang kekeringan, sambil nunggu diperahu sampai gelombang laut bersahabat lagi.

Source Kompas kompasiana.com/abusyatar/550fdae8a33311c539ba7d4d/sandiwara-wayang-yang-akhirnya-bisul-itu-pecah
Comments
Loading...