Wayang Indonesia : Satu Jejer pada Pathet Sanga

0 115

Pada pathet sanga terdapat satu jejer dengan satu adegan, yaitu adegan tengah hutan. Pathet sanga ditunjukan dengan pembawaan Suluk Kedhu oleh dalang. Adegan ini menceritakan perjalan Raden Abimanyu bersama para Punokawan yang diberi tugas oleh Raden Puntadewa menuju Rahtawu agar menemui Eyang Abiyasa guna meminta saran bab perebutan Kerajaan Tunggorono. Oleh karena itu, terjadilah pergerakan peristiwa dari adegan keempat menuju adegan ke enam yang ditandai dengn pergntian pathet nem ke pathet manyuro.

Pathet manyuro terdapat satu jejer dengan tiga adegan, yaitu adegan kerajaan Amarta, Blabar Wojo, dan Palagan. Pada adegan Kerajaan Amarta menunjukan peristiwa Raden Puntadewa bersama saudara dan Prabu Kresna melakukan persidangan antara Raden Gatotkoo dengan Prabu Boma yang berebut kekuasaan atas Kerajaan Tunggorono. Dalam rangkaian persidangan ternyata Raden Gatotkoco dan Prabu Boma tidak ada yang mengalah. Sehingga Raden Bimasena menyatakan untuk diadu perang saja dan tidak boleh dibantu.

Terjadilah perang antara Raden Gatotkoco dan Prabu Boma. Pada adegan Blabar Wojo melihat Prabu Boma akan kalah melawan Raden Gatutkaca, Raden Samba menyuruh Raden Setyaki untuk membantu Raden Boma mengalahkan Raden Gatutkaca. Pada adeagan Palagan Prabu Boma dikalahkan oleh Raden Gatutkoco akan tetapi dari belakang ternyata Raden Boma dibantu Raden Setyaki. Dengan senjata gadanya Raden Setyaki mengenai kepala Raden Gatutkaca.

Source journal2.um.ac.id journal2.um.ac.id/index.php/dart/article/download/2185/1287
Comments
Loading...