Wayang Indonesia : Siswa Dapat Pelajaran Tatah Sungging

0 38

Ada satu hal yang khusus dan unik di SMP Negeri 2 Manyaran, di Wonogiri, Jawa Tengah. Sekolah ini merupakan satu dari hanya segelintir sekolah di provinsi yang memiliki mata pelajaran menatah dan mewarnai wayang kulit. Mata pelajaran yang disebut Tatah Sungging – menatah dan mewarnai wayang- mulai diajarkan dari kelas 7 sampai 9. Begitu memasuki gedung sekolah, terlihat lemari kaca besar berisi hasil karya para murid berupa berbagai bentuk gantungan kunci, hiasan di mobil dan wayang dengan berbagai karakter.

Kepala SMPN 2 Manyaran, Ignatius Kismanto mengatakan mata pelajaran ini merupakan salah satu prioritas untuk mempertahankan budaya kerajinan wayang kulit yang telah berjalan secara turun temurun. Ia mengatakan sejumlah sekolah pernah menerapkan mata pelajaran khusus ini, namun kemudian berhenti karena minat yang terus menurun.

Saya khawatir budaya pembuatan wayang ini punah. Dan bila murid tidak dikejar-kejar untuk belajar, jadi malas. Jadi budaya membuat wayang ini yang ingin kami pertahankan lewat pelajaran di sekolah ini

tambah Kismanto. Dwi Sunaryo, sesepuh perajin di Desa Kepuhsari, termasuk salah seorang pembina mata pelajaran Tatah Sungging ini. Ia mengatakan membuat wayang kulit dengan berbagai macam karakter ini memerlukan keahlian dan ketrampilan tersendiri.

Diperlukan paling tidak dua tahun bagi seseorang untuk dapat membuat wayang

ujar Dwi.

Misalnya dalam menatah atau melubangi wayang

Source pikiran-rakyat.com pikiran-rakyat.com/pendidikan/2014/01/15/266039/siswa-mendapat-pelajaran-tatah-sungging
Comments
Loading...