Wayang Indonesia : Solo Wayang Carnival Tegaskan

0 43

Kuncara Haruming Bangsa Dumunung Haneng Leluhuring Budaya

Kira-kira kutipan di atas bermakna, kemasyhuran dan keharuman suatu bangsa terletak pada keluhuran budayanya. Karena budaya menunjukan suatu bangsa. Bangsa ini sangat kaya akan beragam budaya warisan leluhur, konsistensi dan komitmen untuk “nguri-nguri” budaya adalah tanggung jawab generasi saat ini. Keinginan untuk “nguri-nguri”budaya, (paling tidak) terlihat dari acara Solo Wayang Carnival (SWC) yang diadakan sore ini (18 February 2012) di sepanjang jalan Slamet Riyadi Solo.

Solo Wayang Carnival adalah rentetan acara yang diselenggarakan untuk menyambut hari ulang tahun kota Solo yang ke 267. Walaupun gerimis melanda Solo tidak menjadikan ribuan pengunjung beranjak dariacara SWC. Dalam acara SWC, yang baru diselenggarakan untuk pertama kalinya, berbagai karakter pewayangan dimunculkan. Pak Jokowi dan Pak Rudy (Walikota dan Wakil Walikota Solo), para pejabat Pemkot Surakarta juga tak ketinggalan menjadi peserta karnaval, dengan memakai kostum pewayangan, seperti Puntadewa,Baladewa, Krisna, Hanomon, Semar Petruk dsb.

Tidak hanya para pejabat di lingkungan Pemkot dan DPRD Solo, SWC ini juga diikuti prajurit keraton Surakarta, puluhan sanggar seni yang berada di Solo dan sekitarnya. Tak tertinggal acara ini juga menyertakan ESEMKA, mobil yang di harapkan mampu menjadikan “pintu masuk” bangkitnya mobnas.

Source Kompas kompasiana.com/sofiyudin/550e0c42813311b72cbc612b/solo-wayang-carnival-menegaskan-solo-sebagai-kota-budaya
Comments
Loading...