Wayang Indonesia : Sunggingan Wayang Cirebon, Pertama

0 166

Diyakini bahwa wayang Cirebon generasi pertama diciptakan oleh Sunan Kalijaga, dengan mengacu kepada bentuk-bentuk wayang yang sudah ada sebelumnya. Pada tataran tertentu adalah adanya pertemuan antara Sunan Kalijaga dengan Sanghyang Budhapurwa atau Sanghyang Kontea yang merupakan unsur dari millennium Hindu Budha bertemu dengan Sunan Kalijaga yang mewakili millennium Islam. Proses transisi keduanya melalui jalan damai dan tongkat estafet perubahan zaman yang ditandai dengan media wayang.

Oleh karena itu tidaklah berlebihan kalau wayang kulit Cirebon digolongkan ke dalam genre wayang transisi dari era Hindu – Buddha ke era Islam. Sunan Gunungjati sebagai raja dan seorang wali yang memerintah Kerajaan Cirebon bertanggungjawab penuh dalam perkembangan wayang pada saat itu. Mulai dari proses penciptaan, pembuatan aransemen gamelan pengiring, proses reproduksi wayang sampai pada pergelaran wayang di Bangsal Paringgitan Astana Nurgiri Ciptarengga dapat berjalan lancar atas restu Sunan Gunungjati.

Walaupun pada awalnya para kcreator wayang Cirebon itu berasal dari Timu, namun pada akhirnya wayang Cirebon menemukan jatidirinya sendiri. Sunan Kalijaga, Pangeran Kejoran dan Ki Miyun merupakan duta-duta wayang dari Jawa Timur yang menanamkan benih seni pergelaran dan kriya wayang kulit di Cirebon. Namun melalui kematangan usia yang dimilikinya, melalui tangan-tangan terampil Ki Kaca, Ki Gedog, Ki Purnaguna, Ki Guling, Ki Potok dan Seniman-seniman lainnya, wayang.

Source kinjengarga.blogspot.com kinjengarga.blogspot.com/2017/06/ornamen-pada-dodot-wayang-cirebon.html
Comments
Loading...