Wayang Indonesia : Trickle Down Effect di Wayang

0 15

Karena sering kasih wejangan anak-anaknya untuk tidak korupsi, Semar dapat penghargaan dari ndoronya, Arjuna.

Semar, ini sebagai hadiah buat kamu dan anak-anakmu

Semar amat berterimakasih pada tuannya. Tuannya memang jarang kasih uang. Bukannya pelit. Tapi hanya penuh perhitungan. Jika dipandang tidak perlu, tuannya itu tak akan keluar uang satu sen pun. Dirayu dengan cara apapun, ia tak akan bergeming dan bisa bikin jengkel. Tapi kalau sudah tersentuh hatinya, ia tak segan-segan memberikan uangnya tanpa perhitungan. Setelah dihitung uang dalam amplop, dipanggilnya Gareng.

Thole Gareng, tadi dikasih nDoro Rp200. Aku sudah ambil Rp25, ini sisa uangnya Rp175 dibagi dengan adik-adikmu dengan rata

Gareng senang sekali menerima uang tunai dari Bapaknya yang ia kagumi itu.  Bapaknya selalu bersikap tenang dan sabar. Gareng masih harus banyak belajar pada Bapaknya, bagaimana ia bisa menjaga ketenangannya dalam setiap masalah. Ia menerima uang itu bagai berkah.  Segeralah Gareng mendatangi Petruk.

“Truk, ndoro Arjuna kasih uang Rp125 untuk dibagi tiga,”
“Aku sudah ambil Rp25. Ini sisanya kamu bagi berdua sama Bagong ya…,”

Betapa senangnya Petruk karena kebetulan ia lagi butuh uang.

Source kompasiana.com kompasiana.com/hsancoko/55205f72813311637419f810/trickle-down-effect-dalam-wayang
Comments
Loading...