Wayang Indonesia : Uang Kuno Bergambar Wayang

0 130

Sudah lama banyak orang menekuni hobi mengumpulkan uang lama, baik uang kertas maupun uang logam (koin). Nama kerennya adalah numismatis, sementara benda-bendanya disebut numismatik. Koleksi numismatik ada yang mudah dicari. Ada pula yang sukar diperoleh. Umumnya orang mengoleksi benda-benda numismatik berdasarkan kronologis atau tahun terbit. Memang sulit sekali mengoleksi benda-benda numismatik berdasarkan tematis. Lain halnya dengan prangko yang terbit setiap tahun. Apalagi dalam setahun pemerintah bisa menerbitkan minimal sepuluh keping prangko.

Kronologis

Sebenarnya di Nusantara banyak beredar berjenis-jenis alat tukar (misalnya batu, tulang ikan, manik-manik) sampai uang. Kali ini saya ingin membicarakan uang-uang kertas yang pernah terbit sebelum Proklamasi Kemerdekaan RI 1945. Seri Wayang diterbitkan periode 1934-1939 oleh De Javasche Bank. Ada delapan nominal yang beredar, yakni 5, 10, 25, 50, 100, 200, 500, dan 1000 Gulden. Di mata orang awam pasti uang-uang ini biasa saja. Sebaliknya di mata numismatis, ada hal-hal unik yang mereka perhatikan.

Dari pengamatan mereka, terdapat berbagai variasi tanda tangan pada koleksi-koleksi itu. Sebagai contoh kita lihat uang wayang 5 Gulden ini. Menurut informasi dalam Katalog Uang Kertas Indonesia 1782-1996, uang ini dicetak oleh Percetakan Johan Enschede en Zonen. Gambar utama berupa penari wayang. Di bagian belakang terdapat teks undang-undang dalam empat bahasa, yakni Jawa, Arab, Mandarin, dan Belanda. Uang kertas 5 Gulden ini berukuran 140 milimeter x 74 milimeter.

Source kompasiana.com kompasiana.com/djuliantosusantio/593e2fc5dd0fa81d0e2a2ae2/uang-kuno-bergambar-wayang-yang-mahal-bertanda-tangan-praasterink
Comments
Loading...