Wayang Indonesia : Upaya Cegah Hilangnya Wayang

0 79

Sebuah peningalan budaya dapat tumbuh dan berkembang apabila ada pelaku yang terus berkarya, ada kelompok masyarakat yang mencintai budaya dan ada pemerintah yang melindungi dan memberikan fasilitas terselengaranya pementasan budaya tersebut. Wayang kulit sebagai peninggalan budaya juga memerlukan ketiga faktor tersebut untuk dapat terus tumbuh di masyarakat. Seni budaya wayang yang pada masa awal perkembangannya berjumlah cukup banyak hingga ratusan jenis saat ini tinggal berjumlah 25 yang masih ada di warga.

Musnahnya seni budaya wayang tersebut disebabkan karena tidak adanya pelaku yang memainkan pertunjukan di masyarakat. Pelaku seni memainkan peran yang sangat vital dalam keberadaan budaya wayang kulit sehingga apabila pelaku seni tidak mendapatkan hasil yang cukup untuk membiayai kebutuhan hidupnya dia akan meningalkan profesinya tersebut. Keberadaan wayang tidak bisa dilepaskan dari tokoh sentral dari sebuah pertunjukan wayang yaitu dalang.

Dalang adalah seseorang yang memainkan wayang dan bertugas sebagai pemimpin pertunjukan. Dalang yang terkenal antara lain Alm. Ki Nartosabdo, Ki Anom Surata, Ki Manteb Sudarsono, Ki Entus Susmana, Ki Purba Asmara, Alm Ki Hadi Sugita, Alm Ki Timbul Hadiprayitna, Ki Gina Purwacarita. Masing-masing dalang tersebut mempunyai ciri khas dalam memainkan wayang yang membuat masyarakat menyukai setiap pertunjukan wayang yang dilakukannya. Untuk setiap pertunjukan yang dilakukan, Dalang mempunyai hak yang dilindungi HaKI.

Source Research researchgate.net/publication/301740589_UPAYA_MENCEGAH_HILANGNYA_WAYANG_KULIT_SEBAGAI_EKSPRESI_BUDAYA_WARISAN_BUDAYA_BANGSA
Comments
Loading...